Kamis, 22 Maret 2018

MATERI IPS KELAS VIII SMP SEMESTER 2 "TEKANAN"


Tekanan Zat Padat


Secara matematis tekanan zat padat dapat di rumuskan sebagai berikut ini :
dengan:
P          = tekanan (N/m2)
F          = gaya tekan (N)
A          = luas bidang (m2)

Tekanan Zat Cair

Zat cair dipengaruhi oleh massa jenis zat cair, gravitas dan ketinggaan zat terbut. Secara matematis tekanan zat cair dapat di rumuskan sebagai berikut ini :

P          = tekanan (N/m2)
ρ          = massa jenis zat cair (kg/m3)
g          = percepatan gravitasi (m/s2)
h          = tinggi zat cair (m)

Bejana Berhubungan


Bejana berhubungan adalah sebuah bejana yang mempunyai beberapa pipa yang saling berhubungan. Hukum bejana berhubungan menyatakan jika bejana berhubungan diisi zat cair yang sejenis dalam keadaan seimbang, maka permukaan zat cair akan berada pada satu bidang sejajar ( datar ). Contoh peralatan yang prinsip kerjanya berdasarkan hukum bejana berhubungan antara lain kendi, teko, pembuatan dam, dan menara penampung air. Hukum bejana berhubungan tidak berlaku jika bejana diisi dengan zat cair yang tidak sejenis, bejana digoyang goyangkan, salah satu kaki bejana ada yang berupa pipa kapiler, bejana ada yang mendapat tekanan yang tidak sama.

Hukum Pascal



Hukum Pascal berbunyi “Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan kesegala arah dengan sama besar
Secara matematis hukum pascal dapat dirumuskan sebagai berikut ini :


Dengan
F1        = gaya pada tabung 1
F2        = gaya pada tabung 1
A1       = luas area pada tabung 1
A2       = luas area pada tabung 1

Hukum Archimedes

Bunyi hukum archimedes adalah sebuah jika sebuah benda tercelup seluruh atau sebagain di dalam zat cair (fluida) akan mengalami gaya ke atas yang besarnya adalah sama dengan berat zat cair yang dipindahkan. Alat – alat yang prinsip kerjanya berdasarkan hukum Archimedes antara lain pembuatan kapal laut, galangan kapal, kapal selam, balon udara. Secara matematis yang ada hubungan gaya apung dapat dituliskan sebagai berikut ini :
dengan:

Fa        = gaya apung atau gaya ke atas (N)
w         = gaya berat benda di udara (N)
w'        = gaya berat benda di dalam air (N)

Gaya apung juga dapat dituliskan sebagi berikut ini :


 Tekanan Udara

Tekanan udara dipermukaan air laut adalah 76 cmHg yang akan jadi patokan dan setiap perubahan tinggi 100 m maka akan terjadi perubahan tekanan sebesaar 1 mmHg.


Ph = tekanan pada ketinggian h
Pu = tekanan udara permukaan air laut
h = tinggi suatu tempat

Untuk mencari ketinggian :
Hukum Boyle

Hukum boyle berbunyi “Pada suhu tetap, tekanan gas di dalam ruang tertutup berbanding terbalik dengan volumenya”. Hukum Boyle secara matematis dapat dirumuskan sebagi berikut
Dengan :
P1         = Tekanan pertama (atm)
P2         = Takanan kedua (atm)
V1        = Volume pertama 1 (m3)
V2        = Volume kedua (m3)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar